Tag: Indonesia

  • Komisi I Tegaskan Pentingnya Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

    Komisi I Tegaskan Pentingnya Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

     Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan bahwa seluruh pihak harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika nasional yang berkembang. Hal tersebut disampaikan Utut dalam konferensi pers usai rapat kerja Komisi I bersama Wakil Menteri Pertahanan, Wakil Panglima TNI, serta para Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/9/2025).


    “Yang jelas, Komisi I sepakat bahwa kita harus menjaga betul persatuan dan kesatuan. Bapak Presiden, sebagaimana disampaikan di Batujajar, nafasnya adalah merangkul semua titik dan elemen bangsa. Beliau menginginkan kita ke depan maju tanpa saling menyalahkan,” ujar Utut.


    Selain membahas rencana kerja dan anggaran pertahanan Tahun 2026, Utut mengungkapkan Komisi I DPR RI bersama mitra kerja juga menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa wafatnya anggota masyarakat dalam peristiwa 28–31 Agustus 2025. “Kemarin tentu semua sudah terinformasikan, kita doakan mereka semua khusnul khotimah,” ucap Utut.


    Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan RI (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menambahkan Pemerintah prihatin atas maraknya tindakan anarki dalam beberapa hari terakhir. Wamenhan menegaskan, Presiden telah memberikan arahan agar TNI dan Polri bertindak tegas dan terukur menjaga ketertiban.


    “Penyampaian aspirasi adalah hak rakyat, silahkan disampaikan ke DPR atau kementerian sesuai mekanisme. Namun jangan ditunggangi hingga menimbulkan tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum maupun mengancam keselamatan masyarakat,” tegas Wamenhan.


    Lebih lanjut, Wamenhan juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun kondusifitas nasional. “Jangan biarkan para penunggang yang akan membuat negara ini kacau. Jangan kita biarkan, jangan kita beri kesempatan,” seru Wamenhan.


    Pada kesempatan yang sama, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menegaskan bahwa TNI tetap tegak pada konstitusi dalam menjaga keamanan negara. Ia membantah isu yang berkembang di media sosial mengenai kemungkinan penerapan darurat militer. “Kalau ada anggapan seperti itu tentunya itu sangat salah jauh dari apa yang kita lakukan.  Kita taat konstitusi,” tandas Wakil Panglima TNI.

  • Demi Kepentingan Konsumen, HNW Sampaikan Dukungan DPR untuk Program Sertifikasi Halal

    Demi Kepentingan Konsumen, HNW Sampaikan Dukungan DPR untuk Program Sertifikasi Halal

    Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid, menegaskan komitmen dirinya dan DPR untuk memperjuangkan hak asasi konsumen dengan menyukseskan agenda sertifikasi halal yang menjadi program utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

    HNW, sapaan akrabnya, menyebut dukungan ini selain dalam rangka memenuhi hak asasi konsumen juga sebagai terobosan untuk merealisasikan program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.

    “Dukungan ini salah satunya tercermin secara nyata dari anggaran yang diterima oleh BPJPH. Pagu indikatif awal BPJPH dari pemerintah untuk tahun 2026 hanya Rp216 miliar, namun setelah dibahas pada rapat kerja Komisi VIII DPR bersama BPJPH, alhamdulillah peningkatan pada RAPBN 2026 menjadi Rp551,8 miliar. Tentu kami di Komisi VIII DPR bersama BPJPH akan memperjuangkan lagi sampai di angka yang diusulkan yakni Rp2,3 triliun,” disampaikan Hidayat pada kegiatan Literasi Sadar Halal bagi Kelompok Masyarakat, Sabtu (30/8).

    Anggota DPR RI Fraksi PKS ini menyebut, dengan kenaikan anggaran ini maka target sertifikat halal dengan pemeriksaan meningkat dari proyeksi 16.000 pada 2025 menjadi 32.000 pada 2026. Sertifikat halal self-declare bagi UMKM juga meningkat dari proyeksi 1 juta pada 2025 menjadi 3,5 juta pada 2026.

    “Program self-declare ini yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kalangan pengusaha mikro. Karena tidak seperti semula, kini mereka bisa mengurus sertifikasi halal tanpa keluar biaya, dan sertifikat tersebut terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen pada produk yang mereka jual. Dengan demikian terjadilah peningkatan maslahat bagi pelaku UMKM terkait. Apalagi DPR juga berhasil mengoreksi yang semula sertifikasi halal tersentralisasi di pusat, kini bisa diselenggarakan hingga ke daerah, yang tentunya sangat membantu para pihak yang memerlukan sertifikasi halal tersebut,” sambungnya.

    Selain bermanfaat bagi pengusaha, program self-declare juga bisa menjadi penghasilan tambahan bagi para Pendamping Proses Produk Halal (P3H), karena ada insentif Rp150 ribu dipotong pajak untuk setiap sertifikat halal yang berhasil dikerjakan oleh P3H. Untuk itu, Hidayat yang merupakan Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II meliputi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan mengajak warga yang ingin menjadi pendamping halal untuk dapat menghubungi Lembaga Pemeriksa Halal terdekat.

    “Saya sebagai anggota Komisi VIII, bekerja sama dengan P3JPH UIN Syarif Hidayatullah, juga diberi kesempatan membuka rekrutmen pendamping halal, untuk membantu agar kuota sertifikat halal di Jakarta yang serapannya masih di bawah 50% bisa segera terserap dengan maksimal,” lanjutnya.

    Dengan demikian, beragam produk yang kita konsumsi bisa segera mendapatkan sertifikasi yang benar dan terjamin kehalalannya karena sudah disertifikasi oleh lembaga yang berotoritas.

    Dirinya juga mengingatkan BPJPH bahwa UU Jaminan Produk Halal mengatur keharusan mencantumkan label “NON HALAL” bagi produk-produk yang memang tidak memenuhi kriteria halal atau mempergunakan bahan-bahan yang tidak halal.

    “Itu semua demi melindungi dan memenuhi hak konsumen untuk menentukan pilihan produk yang diinginkan, apakah halal sesuai kriterianya menurut Islam atau produk nonhalal. Agar semua jadi jelas dan adil, serta tidak terulang lagi kasus ayam goreng Widuran di Solo,” pungkasnya.

  • Yoyok Sudibyo Dorong Industri Nasional Mampu Bersaing di Pasar Global

    Yoyok Sudibyo Dorong Industri Nasional Mampu Bersaing di Pasar Global

     Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, menegaskan pentingnya penguatan daya saing industri nasional agar Indonesia mampu bersaing di pasar global. Hal ini ia sampaikan usai kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, yang sekaligus menyaksikan pelepasan ekspor produk makanan ringan Indonesia ke Afrika.

    “Hari ini luar biasa, kita melihat langsung bagaimana produk snack yang biasa dijual di Indomaret dan Alfamart bisa diekspor hingga ke Afrika. Sepuluh kontainer tadi pagi dilepas, dan saya sangat bangga,” ujar Yoyok kepada kabarpakar.com/ usai Kunjungan Spesifik di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/8/2025).

    Namun, Yoyok menyoroti sejumlah kendala yang masih membebani industri nasional, terutama terkait perubahan regulasi dan kebijakan pemerintah yang sering berganti. “Contohnya, soal izin impor gula yang sangat menghambat industri besar seperti Oreo. Padahal, ribuan tenaga kerja menggantungkan hidup dari industri ini. Jangan sampai kebijakan yang berubah-ubah justru merugikan industri,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

    Menurutnya, keberadaan industri merupakan kunci pertumbuhan ekonomi. Dimana ada industri berkembang, di situ ekonomi masyarakat juga ikut tumbuh. Karena itu, Komisi VII tengah mendorong pembentukan Panja Daya Saing Industri untuk mencari solusi konkret atas hambatan yang dihadapi pelaku usaha.

    “Panja daya saing ini harus segera direalisasikan agar bisa melahirkan kebijakan bahkan undang-undang yang mempercepat proses perizinan dan menyederhanakan aturan, sehingga kawasan industri bisa berkembang pesat,” jelasnya.

    Yoyok juga mengapresiasi kiprah Kawasan Industri Jababeka yang kini mampu menampung 1,3 juta pekerja. Ia menyebut hal itu sebagai bukti nyata visi besar pembangunan industri sejak puluhan tahun lalu.

    Selain itu, ia menilai potensi industri harus lebih diberdayakan untuk membantu pelaku usaha kecil di daerah. “Bayangkan kalau perusahaan-perusahaan besar ini bisa bermitra dengan koperasi, menyuplai produk ke pedagang kecil di kampung. Itu akan luar biasa, bahkan bisa menyaingi ritel modern,” tambahnya.

    Yoyok menegaskan bahwa pemerintah harus memberi dukungan penuh bagi keberlanjutan dan penguatan daya saing industri. “Industri adalah faktor utama pertumbuhan ekonomi. Karena itu, Panja Daya Saing ini harganya harus segera terealisasi,” pungkasnya.

  • HUT ke-80 DPR RI, Inspektur Upacara Ingatkan Pegawai Parlemen Jaga Kondusivitas dan Produktivitas

    HUT ke-80 DPR RI, Inspektur Upacara Ingatkan Pegawai Parlemen Jaga Kondusivitas dan Produktivitas

    Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang digelar melalui Upacara Bendera di halaman Setjen MPR/DPR/DPD RI, Jumat (29/8/2025), menjadi momentum refleksi perjalanan panjang DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat. Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menyampaikan pentingnya peran pegawai di lingkungan parlemen dalam mendukung tugas-tugas lembaga sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat.

    Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Siti Fauziah menegaskan peringatan HUT DPR ke-80 bukan sekadar seremoni, tetapi juga penegasan kembali bahwa DPR adalah rumah rakyat yang harus mencerminkan nilai demokrasi, empati, dan kepedulian sosial. “Pegawai DPR/MPR/DPD adalah bagian penting dari wajah lembaga. Karena itu, sikap, disiplin, dan keteladanan mereka di mata masyarakat akan sangat memengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga,” ujarnya saat wawancara langsung dengan Parlementaria usai pelaksanaan upacara.

    Ia menegaskan agar seluruh pegawai tidak terprovokasi oleh dinamika sosial yang tengah terjadi dan tetap menjaga sikap tenang. “Jangan sampai kita memicu keributan. Pegawai DPR/MPR/DPD harus bisa menahan diri, menjaga kedamaian, dan tetap menjalankan tugasnya dengan disiplin. Ini penting, agar lembaga bisa stabil dan memberi contoh baik,” tambahnya.

    Dalam situasi tertentu, lanjut Siti Fauziah, pola kerja dari rumah (WFH) bisa menjadi pilihan. Namun, ia menekankan, fleksibilitas tersebut tidak boleh mengurangi produktivitas dan tanggung jawab. “WFH bisa dilakukan bila memang diperlukan, tetapi yang utama adalah tugas dan pelayanan DPR/MPR/DPD kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” katanya.

    Lebih jauh, ia menilai usia ke-80 tahun DPR RI harus dimaknai sebagai momentum memperkuat peran sosial lembaga. DPR, menurutnya, bukan hanya wadah legislasi dan pengawasan, tetapi juga simbol kedekatan dengan rakyat. “HUT DPR ini harus menjadi pengingat bahwa DPR hadir bukan hanya sebagai lembaga politik, tapi juga sebagai representasi rakyat yang peduli dengan persoalan sosial,” tegas Siti Fauziah.

    Dalam konteks ini, pegawai DPR memiliki tanggung jawab besar untuk menunjang peran lembaga. Kedekatan mereka dengan masyarakat sehari-hari harus diimbangi dengan sikap empati dan pelayanan yang tulus. “DPR harus mampu menunjukkan empati dan kedisiplinan, itu sekaligus menjadi wujud nyata DPR sebagai lembaga yang dekat dengan rakyat,” ungkapnya 

  • Lestari Moerdijat: Tingkatkan Keterampilan Masyarakat Demi Wujudkan Kemandirian Anak Bangsa

    Lestari Moerdijat: Tingkatkan Keterampilan Masyarakat Demi Wujudkan Kemandirian Anak Bangsa

    Dorong peningkatan keterampilan masyarakat dengan berbagai cara, sebagai bagian upaya membangun kemandirian setiap anak bangsa.

    “Upaya pelatihan pembuatan sabun mandi dan sabun cuci kali ini merupakan salah satu langkah meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mewujudkan kamandirian dalam keseharian,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/8).

    Pernyataan itu disampaikan Lestari dalam 
    sambutan secara daring pada acara Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat dalam bentuk Pelatihan Pembuatan Sabun Mandi dan Sabun Cuci Piring, di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (29/8).

    Hadir pada acara tersebut, antara lain Nafa Urbach (Anggota DPR RI Komisi IX) dan Heryoki Yohanes, S.T., M.Eng. (Perekayasa Ahli Muda pada Organisasi Riset Pertanian dan Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN).

    Karena itu, menurut Lestari yang juga anggota Komisi X DPR RI, pengembangan kapasitas dalam bentuk keterampilan di berbagai bidang sangat penting untuk meningkatkan produktivitas anak bangsa dan memberikan manfaat dalam keseharian mereka.

    Upaya pelatihan yang diinisiasi BRIN ini, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, diharapkan mampu membuka jalan bagi masyarakat agar mampu mengambil peran dalam pengembangan ekonomi nasional.

    Keterlibatan BRIN dalam upaya pemberdayaan masyarakat, jelas Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, menunjukkan bahwa negara hadir dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, berbagai upaya pelatihan keterampilan yang dilakukan dapat mempersiapkan masyarakat agar mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada, sebagai bagian upaya mewujudkan kemandirian setiap anak bangsa.

  • Komisi III Sampaikan Permohonan Maaf dan Minta Usut Tuntas Meninggalnya Driver Ojol

    Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas secara tragis dalam aksi demonstrasi yang berlangsung kemarin.

    “Saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf dan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum, kepada seluruh rekan pengemudi ojek online di seluruh Indonesia, serta seluruh masyarakat Indonesia” ujar Sari dalam keterangan yang dikutip kabarpakar.com/, di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

    Sari menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi perhatian serius Kapolri. Sari mendukung agar Kapolri segera melakukan pengusutan secara menyeluruh, transparan, dan profesional, terutama terhadap anggota kepolisian yang terlibat dalam kejadian tersebut.

    “Ini bukan sekadar soal penegakan hukum, tetapi juga soal keadilan bagi almarhum dan keluarganya. Oleh karena itu, saya mendukung Kapolri untuk segera mengusut tuntas kejadian ini dan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

    Selain itu, Sari berharap kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian serius kepada keluarga yang ditinggalkan Alm. orang tuanya, adik-adiknya. Apalagi berdasarkan informasi yang ada, Alm. adalah tulang punggung keluarga.

    Terakhir, Sari mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga situasi agar tetap kondusif. Sari juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian agar kasus ini dapat ditangani dengan seadil-adilnya. 

  • Puan: Gubernur DKI Harus Berikan KJP-KJMU Keluarga Almarhum Affan Sampai Tuntas

    Puan: Gubernur DKI Harus Berikan KJP-KJMU Keluarga Almarhum Affan Sampai Tuntas

    Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menyambangi kediaman Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dilindas kendaraan taktis (Rantis) Barakuda Brimob. Kedatangan Puan ke rumah korban untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. 

    Dengan berbalut busana hitam, Puan menyusuri gang di kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025) siang. Suasana di rumah almarhum masih ramai dengan pelayat baik dari masyarakat umum maupun rekan sesama pengemudi ojol. 



    Dalam kesempatan itu, Puan juga memastikan bahwa keluarga korban akan mendapatkan bantuan, karena Affan diketahui merupakan salah satu tulang punggung keluarga. 

    “Saya juga menyampaikan kepada keluarganya, insyaallah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya, juga kami akan membantu kakak dan adiknya untuk bisa bekerja dan menyelesaikan sekolahnya,” sebut mantan Menko PMK tersebut.

    Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini pun meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memberikan fasilitas seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada adik korban hingga lulus. 

    “Saya juga minta kepada Gubernur untuk kasih kartu KJP KJMU sampai selesai,” jelas Puan.

    Kehadiran Puan dilakukan tak berselang lama setelah kunjungan Anggota Fraksi PDIP DPR yang juga bertakziah ke rumah Affan. Beberapa yang hadir melayat ke rumah duka di antaranya seperti Wakil Ketua Komisi X DPR My Esti Wijayati, Anggota Komisi DPR Mercy Chriesty Barends dan Once Mekel, Anggota Komisi V DPR RI Adian Napitupulu, Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini, dan Anggota Komisi VIII DPR Selly Andriani Gantina. 

  • Puan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan: Jangan Kita Terpecah Belah

    Puan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan: Jangan Kita Terpecah Belah

    Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah suasana kebangsaan yang kurang kondusif akhir-akhir ini, baik di Jakarta dan daerah lainnya. Ia mengingatkan agar jangan sampai bangsa Indonesia terpecah belah. 

    Hal itu disampaikan Puan saat bertakziah ke kediaman Almarhum Affan Kurniawan di Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025).  Affan yang merupakan pengemudi ojek online itu meninggal dunia usai tertabrak kendaraan taktis (Rantis) Brimob saat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada Kamis (28/8) malam. 

    Puan pun meminta Kepolisian RI untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan menyelidiki tragedi ini dengan serius. “Dan kami tentu saja akan mengawal ini sampai selesai, dan jangan sampai insiden seperti ini terjadi kembali,” kata Puan.

    Puan juga mengimbau semua pihak baik masyarakat maupun aparat penegak hukum yang bertugas untuk menahan diri dan saling menjaga ketertiban selama aksi unjuk rasa yang berlangsung. 

    “Kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa bersama-sama. Jangan kita terpecah belah, jangan kita korbankan bangsa dan negara ini,” sebut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

    “Kita semua rakyat Indonesia, kita bantu bangsa ini bersama-sama bergotong-royong semuanya saling menahan diri. Mari kita bersihkan Indonesia,” imbuh Puan.

    Kehadiran Puan ke kediaman Almarhum Affan didampingi Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI Said Abdullah. Puan juga hadir bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

    Saat tiba di rumah almarhum Affan, Puan langsung memeluk ibu korban yang menangis tersedu. Dalam suasana yang masih dibalut kesedihan, Puan secara langsung menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga dan kedua orang tua dari almarhum Affan Kurniawan. 

    “Assalamualaikum,” ucap Puan sembari memeluk ibu korban. 

    “Sabar ya, yang kuat,” tambah Puan yang kembali memeluk ibu Affan dan menggenggam tangannya. Puan juga menyalami adik korban. 

    Kepada korban, Puan berjanji memberikan bantuan pendidikan bagi adik korban. Ia juga akan memberi bantuan sebuah motor untuk ayah Affan yang juga bekerja sebagai driver ojek. 

  • Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, Ucapkan Belasungkawa dan Doakan Korban Ojol yang Tewas saat Demo, Ajak Jaga Persatuan

    Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, Ucapkan Belasungkawa dan Doakan Korban Ojol yang Tewas saat Demo, Ajak Jaga Persatuan

    Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban jiwa dalam aksi demonstrasi pada Kamis (28/8/2025).

    “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berbelasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada almarhum Affan Kurniawan,” kata Muzani dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).

    Politikus Partai Gerindra ini mendoakan agar amal baik almarhum diterima Allah SWT serta diampuni segala dosa dan kekhilafannya. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

    Lebih lanjut, Muzani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga persaudaraan dan persatuan, terutama di tengah situasi bangsa yang penuh tantangan.

    “Kami percaya bangsa Indonesia akan selalu menjaga kerukunan, kebersamaan, dan persatuan. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dan menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang dirahmati dan diridai-Nya,” ujar Muzani.

  • Eddy Soeparno Berduka atas Berpulangnya Driver Gojek, Minta Aparat Dahulukan Keselamatan Masyarakat

    Eddy Soeparno Berduka atas Berpulangnya Driver Gojek, Minta Aparat Dahulukan Keselamatan Masyarakat

    Pimpinan MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyampaikan duka dan belasungkawa atas berpulangnya driver Gojek, Affan Kurniawan.

    Eddy mendoakan semoga Affan diberikan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan.

    Hal ini disampaikan Eddy di sela-sela menjadi narasumber dalam acara bedah buku Investigasi Belantara Izin di Hulu Migas di Gedung Nusantara I MPR RI.

    Doktor Ilmu Politik UI ini menyampaikan, pihaknya membuka ruang dialog seluas-luasnya untuk menampung aspirasi dan kegundahan masyarakat.

    “Sesuai arahan Presiden yang disampaikan oleh Mensesneg, Prasetyo Hadi, bahwa ke depan penyampaian aksi berjalan kondusif dan juga terbuka menerima aspirasi dari masyarakat,” lanjutnya.

    Eddy mengimbau masyarakat yang melanjutkan aksi unjuk rasa untuk menjaga ketertiban dan keselamatan.

    “Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk selalu mendahulukan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

    Secara khusus, Waketum PAN ini meminta untuk tetap waspada jika ada pihak-pihak yang ingin memprovokasi dan menimbulkan keonaran.

    “Mari kita selalu sigap dan menghindari segala bentuk provokasi dan keonaran,” tutup Eddy.